Sebuah pengakuan mengejutkan datang dari mantan Presiden UEFA, Michel Platini, terkait fakta di balik pengundian tim di Piala Dunia. Platini menyebutkan bahwa ada sedikit 'trik' yang dulunya digunakan oleh Perancis saat mengadakan Piala Dunia 1998, agar bertemu Brazil di babak final.
Pada saat Piala Dunia 1998 berlangsung, Platini tengah menjabat sebagai co-president dari komite pengadaan Piala Dunia. Ia menyatakan bahwa Perancis dan Brazil secara sengaja 'diberikan spot' di grup C dan A, untuk memberikan jaminan bahwa keduanya tidak akan bertemu, kecuali di babak final. Final antara Perancis dan Brazil di Piala Dunia 1998 ini sering disebut sebagai final impian.
Platini bahkan memberikan pernyataan lain yang lebih mencengangkan.
'Anda tidak akan menghabiskan waktu selama kurang lebih 6 tahun untuk merencanakan Piala Dunia, dan tidak memiliki trik apapun bukan? Apakah anda berpikir kalau tuan rumah Piala Dunia lainnya tidak melakukan hal seperti ini?'
Dan yang lebih mengejutkan lagi, berdasar analisa yang dibuat oleh media Eropa, ternyata sejak Piala Dunia 1974 (termasuk nanti, Piala Dunia 2018 di Rusia), tuan rumah hanya akan bertemu dengan pemegang gelar juara sebelumnya di babak final.
Team Millenial

0 comments: