Pepe (Real Madrid)
Pepe mengungkapkan rasa frustrasinya saat dicadangkan oleh Mourinho. Tidak mau kalah, Mourinho menimpalinya.
'Pepe punya masalah yang bernama Raphael Varane. Dan tidaklah mengejutkan jika anak berumur 19 tahun yang bermain baik dapat menggantikan yang berumur 31 tahun. Hidup memang seperti itu.'
Fernando Torres (Chelsea)
Saat Torres bergabung dengan Chelsea, sinarnya tengah meredup. Mourinho malah berujar jika klub lain bisa mendapatkan gelar, itu karena mereka punya striker yang tajam, sedangkan Chelsea, tidak memiliki striker tajam. Wah ...
Iker Casillas (Real Madrid)
Pertikaian keduanya mengakibatkan keduanya harus meninggalkan Real Madrid. Mourinho memaksakan kehendaknya untuk memainkan Diego Lopez musim itu dan mengklaim bahwa Diego jauh lebih baik dari Casillas di segala hal.
Cristiano Ronaldo (Real Madrid)
Mourinho pernah terlihat sangat marah kepada Cristiano Ronaldo karena Ronaldo tidak membantu pertahanan Real saat melawan Valencia. Setelah pertandingan, Mourinho berujar bahwa Ronaldo yang terbaik bukanlah Cristiano Ronaldo, tetapi Ronaldo Nazario dari Brazil.
Andriy Shevchenko (Chelsea)
Dengan pengalamannya, Mourinho berharap Shevchenko dapat menjadi pemimpin di Chelsea. Tetapi setelah beberapa kali mengecewakan, Mourinho pun bersuara.
'Di rumahku, aku adalah pemimpinnya. Tapi di rumah Shevchenko, jika istrinya marah, ia (Shevchenko) akan memilih untuk bersembunyi dan tak melawannya.'
'Di Milan, semua orang akan bekerja keras untuk Shevchenko, tetapi di Chelsea, itu berbeda.'
Cukup panjang dan pedas.
(persembahan dari : BCAPlay)

0 comments: