Musim ini hampir bisa disebut sebagai musimnya Mohamed Salah. Performa stabilnya bersama rekan setimnya di Liverpool membuat Salah berhasil meraih gelar pencetak gol terbanyak Liga Inggris dan juga pemain terbaik pilihan asosiasi pemain pelatih di Liga Inggris.
Selain itu, Salah juga berhasil mengantarkan Mesir ke Piala Dunia 2018 serta mengantarkan Liverpool ke babak final Liga Champion, cerita dimana semuanya berubah.
Salah mendapatkan cedera bahu setelah bertabrakan dengan Sergio Ramos di pertandingan final Liga Champion melawan Real Madrid. Cedera yang membuatnya harus ditarik keluar lapangan dan Liverpool pun kehilangan salah satu peluang terbaiknya untuk memenangkan Liga Champion. Cedera ini juga memaksa Salah tidak tampil di pertandingan pertama Piala Dunia 2018 Mesir, melawan Uruguay. Mesir pun kalah.
Di pertandingan kedua melawan tuan rumah Rusia, Salah diturunkan untuk bermain dan berhasil mencetak 1 gol melalui penalti, namun lagi-lagi Mesir juga kalah. Dan puncaknya, saat berhadapan dengan Arab Saudi, setelah berhasil mencetak gol pertama, Salah kembali harus menelan pil pahit kekalahannya saat Arab Saudi mengalahkan Mesir di menit-menit akhir pertandingan.
Salah sendiri juga dikabarkan tengah mempertimbangkan kemungkinan untuk undur dari tim nasional Mesir, setelah adanya tensi politik yang melibatkan dirinya di Piala Dunia 2018 ini. Sebuah akhir anti klimaks untuk nama yang luar biasa musim ini, Mohamed Salah.
Team Millenial
(persembahan dari : BCAPlay)

0 comments: